5 Kriteria Pemimpin Ideal untuk Keberlangsungan Kelompok

Post On: May 9, 2017
By: Risaru

          pemimpinKepemimpinan adalah sebuah sifat yang sangat kompleks. Di dunia ini, terdapat banyak sekali kelompok dan dalam setiap kelompok pasti terdapat pemimpin, masing-masing dari kelompok tersebut memiliki pemimpin dengan gaya kepemimpinannya yang unik. Terdapat banyak ahli tentang kepemimpinan dari berbagai bidang, misalnya psikologi, sosiologi, dll. Masing-masing bidang tersebut mendefinisikan kepemimpinan menurut perspektifnya. Meskipun hasilnya tidak sempurna, tetapi yang telah dihasilkan saling bersinggungan dan melengkapi satu sama lain.

          Richard L. Hughes, Robert C. Ginnett, Gordon J. Curphy, yaitu para ahli yang telah menulis berbagai buku tentang kepemimpinan mendefiniskan kepemimpinan secara luas dan kompleks. Berdasarkan berbagai definisi yang telah mereka paparkan, penulis mengeksplorasi sendiri definisi-definisi tersebut. Setelah dipelajari dan telaah, penulis membuat artikel ini yang sangat penting dimiliki oleh para pemimpin agar semakin dihargai oleh anggotanya serta terciptanya kelompok yang produktif dan emosional. Berikut adalah 5 kriteria pemimpin ideal untuk keberlangsungan kelompok.

1. Mampu Memersuasi Anggota Kelompok Agar Bertindak Sesuai dengan Keinginannya.

          Mempelajari seni dari persuasi sangat penting bagi seorang pemimpin.  Dengan seni persuasi, pemimipin dapat mempengaruhi anggotanya tanpa si anggota tersebut merasa sedang dipersuasi. Tentunya persuasi tidak sama seperti hipnotis layaknya di tv atau video-video di internet yang mungkin memanipulasi seseorang dengan cara yang terkesan kurang baik. Mungkin pada post selanjutnya akan dijelaskan tentang seni dari persuasi.

2. Mampu Mengatur dan Mengoordinasi Kegiatan Kelompok

          Pemimpin yang baik seyogyanya dapat mengatur dan mengoordinasi kegiatan kelompok yang dipimpin. Tentunya jika kegiatan kelompok tidak teratur dan terkoordinasi, maka kinerja dari kelompok tersebut akan kurang produktif yang menyebabkan kurang maksimalnya output dari kelompok tersebut. Akibat lain dari tidak terkoordinasi dan teraturnya kegiatan kelompok adalah  ketidakfokusan dalam bekerja. Ketidakfokusan ini akan membuat kejenuhan, kebosanan, kemalasan, dan mungkin emosi-emosi buruk lainnya yang membuat para anggota menjadi bekerja dengan mood yang kurang baik, sehingga selain menambah parah buruknya produktivitas, akan menyebabkan kurang dekatnya hubungan antar anggota kelompok. Bagaimana mungkin hubungan dua insan akan berjalan dengan baik bila mereka dalam keadaan emosi yang kurang baik?

3. Mampu Terlibat Aktif dalam Proses Kegiatan Kelompok

          Seorang pemimpin sebaiknya terlibat aktif dalam kegiatan kelompok dan tidak berada di belakang layar untuk memerintah saja. Keterlibatan ini dapat dilakukan dengan berbagai bentuk, misalnya memberi bantuan kecil kepada anggota kelompok. Keterlibatan pemimpin dalam kegiatan kelompok sangat penting untuk menambah relasi kedekatan antara pemimpin dan anggotanya. Jika kedekatan tersebut telah terjadi, maka para anggota kelompok akan menjadi lebih terbuka terhadap pemimpinnya dan memungkinkan pemimpin untuk lebih mengetahui dinamika yang terjadi dalam kelompok.

4. Mampu Menciptakan Kondisi yang Kondusif dalam Kelompok

          Kondisi yang kondusif dalam kelompok sangat penting agar pekerjaan dalam kelompok dapat berjalan dengan efektif. Pemimpin yang baik tentunya dapat mengatur kondisi emosi masing-masing anggota kelompok karena akar dari kondusivitas dalam kelompok adalah kondisi dari anggota yang sedang melaksanakan kegiatan kelompok.

5. Mampu Memaksimalkan Penggunaan Potensi Sumber Daya Manusia yang Terdapat dalam Kelompok

          Seorang pemimpin yang baik seyogyanya cukup mengenal masing-masing anggota kelompoknya, sehingga dia dapat lebih mengetahui potensi yang dimiliki oleh anggotanya. Jika demikian, maka pemimpin dapat memberi tugas yang tepat kepada masing-masing anggota kelompok agar mereka dapat mengeluarkan seluruh potensi maksimal yang ada pada diri mereka. Dengan begitu, akan tercipta berbagai peluang untuk membuka jalan dari kelompok itu, sehingga kegiatan dari kelompok tersebut dapat terarah menuju arah yang jauh lebih produktif.

          Demikianlah 5 sifat yang harus dimiliki untuk menjadi pemimpin yang ideal. Mungkin kita tidak memiliki 5 sifat di atas, namun setidaknya kita bisa berusaha belajar untuk dapat mewujudkan 5 sifat di atas dalam diri kita. Menurut dirimu sendiri, ada berapa sifat-sifat di atas yang telah ada pada dirimu?

Referensi

Hughes, R. L., Ginnett, R. C., & Cuprhy, G. J. (2012). Leadership: Enhancing the Lessons of Experience 7th Edition. New York: McGraw-Hill.

Tags: , ,